Pilar Utama Pensucian Jiwa


Sehatnya aqidah jauh lebih berharga melebihi sehatnya jasad. Allah mengingatkan di dalam firman-Nya,


يوم لا ينفع مال ولا بنون إلا من أتى الله بقلب سليم


"Kelak hari dimana harta dan anak-anak tidak lagi bermanfaat kecuali orang yang datang menghadap Allah membawa hati yang selamat." (Asy-Syu'aro: 88-89)


Ibnu Abbas berkata, "Hati yang selamat adalah hati yang hidup bersaksi dengan syahadat tauhid laa ilaaha Illallaah.


Mujahid, Al-Hasan, Qotadah berkata, "Hati yang selamat artinya selamat dari perbuatan syirik."


Ibnu Zaid berkata, "Hati yang selamat yaitu selamat dari kesyirikan. Adapun dosa-dosa maka tidak ada seorang pun yang bisa selamat darinya.


Abu Utsman An-Naisaburi berkata, "Hati yang selamat adalah hati yang selamat dari bid'ah dan tenteram di atas sunnah.


Bila disimpulkan dari keterangan para salaf di atas bahwa makna hati yang selamat adalah hati yang bersih dari polusi syirik dan bid'ah.


Syirik yaitu menyekutukan Allah dan perbuatan ini melampaui haknya Allah. Sedangkan bid'ah artinya mengada-ada dalam beragama atau menyelisihi petunjuk Nabi ﷺ dan perbuatan ini melampaui hak Rosul-Nya ﷺ. 


Inilah sejatinya ihwal hati seorang mukmin dan bersihnya hati dari syirik dan bid'ah menjadi pilar utama bagi pensucian jiwa.


Semoga Allah menganugerahkan kepada kita kesehatan lahir batin dan diampuninya seluruh dosa.



Komentar